Cara Buang Sial Secara Islam - Keberuntungan dalam bahasa Arab disebut Sa'adah. Lawan katanya adalah Syaqawah yang berarti kemalangan atau kesialan. Dalam sebuah firmannya, Allah SWT menyarankan umat manusia untuk berdoa (memohon) dengan shalat dan sabar.
Artinya, ketika seorang hamba mempunyai hajat-hajat tertentu, hendaknya melakukan shalat. Diantaranya, shalat hajat jika terkait dengan hajat dunia/akhirat- dan shalat shalat yang lain, sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapinya.
Para ahli hikmah mengambil inspirasi "mistik" melalui sumber agama Islam. Dan berkaitan dengan upaya mengundang keberuntungan (Sa'adah) dan mohon perlindungan dari kesialan (Syaqawah) itu, mereka banyak mengajarkan berbagai ritual.
Baca juga: 10 Cara ruwatan buang sial yang harus anda coba
Berikut Cara Buang Sial Secara Islam
- Puasa pada hari dan pasaran kelahiran.
- Selamatan -walau hanya sekedar bubur merah putih pada hari kelahiran. (1 - 2 ini merupakan tradisi Jawa).
- Memperbanyak membaca Shalawat Nabi dan beristighfar secara rutin/istikomah. Logikanya, istighfar menghapus dosa dan shalawat mempermudah segala yang sulit. Amalkan dua jenis amalan ini minimal 1000 (seribu) kali untuk shalawatnya dan 100 (seratus) kali untuk istighfarnya.
- Banyak melakukan shalat sunnah taubah dan shalat dhuha. Shalat taubah sangat dianjurkan bagi seseorang yang banyak terkena musibah akibat dosa-dosanya di masa yang lalu. Dengan melakukan tobat, permohonan lebih mudah dikabulkan.
- Minimal mengamalkan Surat Al-Insirah sebanyak 41 kali dalam waktu satu hari satu malam.
- Melanggengkan membaca Surat Al-Waqi 'ah, minimal satu kali diwaktu pagi hari atau setelah shalat mahrib.
- Memperbanyak mengamalkan shalawat-shalawat khusus, diantaranya, Shalawat Fatih, Nariyah, Munjiyat dan sebagainya.
- Puasa sunnah Senin-Kamis.
- Membaca Surat Alfatihah (cukup) tujuh kali setiap usai shalat fardhu. Insya Allah, segala hajat tercapai.
- Membaca Surat A-Taubah 128-129 tujuh kali ulangan setiap usai shalat fardhu.
- Membaca doa yang dibaca Nabi Yu nus AS ketika dalam perut ikan. "La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin". Insya Allah, seseorang yang banyak mengamalkannya, segera terbebas dari kegelapan, sebagaimana terbebasnya Nabi Yusuf AS dari perut ikan.
Baca juga: Doa Buang Sial Menurut Islam
Keduabelas cara tersebut ini lebih dominan unsur ritual atau amalan batinnya. Untuk lebih memberikan nilai lebih, suatu amalan batin harus diimbangi dengan pengamalan lahir. Dan dalam hal ini, para ahli hikmah menjagokan "sedekah" sebagai cara terampuh untuk mengundang keberuntungan dan mencegah kesialan.
Demikianlah Cara Buang Sial Secara Islam yang bisa anda kerjakan untuk melakukan ruwatan buang sial secara islam. Dengan cara diatas, aura keberuntungan dalam diri anda bisa keluar dan mendatangkan keberuntungan dan menghilangkan kesialan dalam diri anda.
Bila anda menghendaki melakukan buka aura keberuntungan dalam diri, silahkan mengunjungi halaman Buka Aura Keberuntungan berikut.

2 komentar
Gimn cara membuka aura.saya mau dong
Mantap
EmoticonEmoticon